Begini Cara Menjadi Orangtua Ideal di Era Digital

Surakarta – SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta menggelar Bincang Parenting dalam agenda Silaturahmi Orangtua Murid dan Guru (SOMG) Perdana Kelas 1 Tahun Pelajaran 2023/2024 bertajuk “Lebih Dekat Lebih Lekat, Dampingi Buah Hati di Era Digital”, Sabtu (27/05) pagi di Nur Hidayah Convention Centre (NHCC), Jl. Semangka No 58 Kerten, Laweyan, Surakarta.

Kepala SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta, Waskito, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan perlunya sinergi dan kolaborasi antara pihak rumah, sekolah, dan masyarakat dalam kesuksesan pendidikan karakter anak.

Ahlan wa Sahlan, selamat datang Ayah Bunda. Mari bersinergi berkolaborasi mewujudkan pendidikan karakter untuk putra putri kita. Pilar keluarga, sekolah, dan masyarakat menjadi penting untuk saling bersinergi. Apalagi adanya tantangan pendidikan di era digital seperti saat ini,” tutur Waskito.

Pakar Parenting Islami, Ustadz Hatta Syamsuddin, Lc., dalam paparan materinya menyampaikan bahwa ada beberapa ikhtiar agar kita menjadi orang tua yang ideal di era digital.

“Pertama, menjadi orang tua yang memberikan keteladanan. Baik dalam hal akidah, akhlak, ibadah. Dalam hal keharmonisan keluarga, maupun dalam hal gaya hidup digital,” papar Ustadz Hatta.

“Kedua, menjadi orang tua yang dekat. Dekat karena kuantitas kebersamaan. Dekat karena penuh bahasa cinta. Dekat dengan komunikasi yang positif,” lanjut Ustadz Hatta.

“Ketiga, menjadi orangtua pendidik. Mendidik itu tegas bukan keras. Mendidik itu mengarahkan dan memotivasi. Mendidik itu terprogram dengan kurikulum menyenangkan,” lanjut ustadz yang beberapa kali menjadi pembicara di beberapa negara.

“Keempat, orangtua shalih. Senantiasa mendoakan anak, bersabar dalam mengajak kebaikan, serta menjaga diri dari keburukan, agar Allah Swt. menjaga anak kita,” pungkas Ustadz Hatta.

Sementara pembicara lainnya, Ustadzah Vida Robiah Al-Adawiyah, S.H, menyampaikan beberapa tips dalam menjaga kedekatan dengan anak.

“Supaya lekat dan hangat dengan anak, ada beberapa tips. Pertama, menjadi teladan bagi anak-anak. Kedua, bicara (talk) dengan anak-anak tentang apapun. Ketiga, menjaga kebersamaan (togethernes) dengan anak. Keempat, kepercayaan (trust), jadikan anak percaya dengan kita. Kelima, menyisihkan waktu (time) untuk anak-anak, bukan menyisakan waktu,” papar Ustadzah Vida. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *