Karya Bhakti Daerah Tahap IV hingga VIII Tahun 2023 di Wilayah Kodim 0735/Surakarta, Hari Ini Resmi Ditutup

Surakarta – Kasdim 0735/Surakarta Mayor Inf Suwarko, A. Md mewakili Dandim 0735/Surakarta, secara resmi menutup pelaksanaan Karya Bhakti Daerah (KBD) Tahap IV, V, VI, VII dan VIII TA. 2023 Kodim 0735/Surakarta. Acara penutupan secara serentak dari 5 KBD di wilayah Surakarta tersebut ditandai dengan penyerahan hasil pembangunan kepada Pemerintah Kota Surakarta dalam hal ini diwakili oleh Wakil Walikota Surakarta, Drs. Teguh Prakosa di Halaman Pos Kotis KBD Tahap VIII di Jalan Babar Layar RW. 14 Kelurahan Danukusuman Serengan Surakarta, Selasa (12/9/2023).

Sambutan Dandim 0735/Surakarta yang dibacakan oleh Kasdim 0735/Surakarta menegaskan bahwa Program Karya Bhakti Daerah adalah program lintas sektoral yang mengakomodasikan aspirasi masyarakat, terutama masyarakat yang betul-betul membutuhkan bantuan dan perhatian. Oeh karenanya, program ini dirancang melalui mekanisme dari bawah ke atas (bottom up), melalui survei yang dilaksanakan oleh kodim, pemerintah kota dan instansi terkait.

“Kegiatan Karya Bhakti Daerah ini merupakan upaya memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa melalui percepatan pembangunan di daerah,” tuturnya.

Dandim juga menyampaikan kegiatan ini membuktikan bahwa masyarakat dan aparat TNI, POLRI, Pemkot dan relawan dapat bersinergi dalam pembangunan baik fisik maupun non fisik dalam menjaga keutuhan negara. Melalui pembangunan infrastruktur di tiap kelurahan diharapkan dapat meningkatkan roda perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menambahkan, melalui pembangunan infrastruktur di tiap-tiap kelurahan ini diharapkan dapat meminimalkan dan mengantisipasi terjadinya banjir pada musim penghujan dan dapat meningkatkan roda perekonomian serta kesejahteraan masyarakat.

Dalam keterangannya, Dandim Surakarta juga menyampaikan tujuan diselenggarakanya KBD dalam rangka membantu mempercepat proses pembangunan di Kota Solo.

Selain itu, sasaran KBD tidak hanya pembangunan fisik, namun ada juga sasaran non fisik seperti penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, penyuluhan penanaman nilai-nilai ideologi Pancasila, penyuluhan mitigasi bencana banjir, Penyuluhan mitigasi bencana kebakaran, penyuluhan KB Kes, dan reproduksi remaja/ calon pengantin, penyuluhan posyandu, pos bindu dan stunting, penyuluhan BNN dan ketentraman dan ketertiban masyarakat, penyuluhan penataan kampung iklim dan pengolahan sampah mandiri, serta pembagian sembako gratis ke warga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *