Solo – Puluhan mahasiswa dan dosen Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Surakarta antusias mengikuti sosialisasi Program Akuisisi Pengetahuan Lokal yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), khususnya untuk skema pengajuan karya cerita gambar (cergam) dan komik.
Kegiatan yang digelar di Ruang Animasi Digital Lantai 1 Gedung V Jurusan Desain, Kampus Mojosongo FSRD ISI Surakarta pada Kamis (12/3/2026) ini menghadirkan narasumber dari Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah BRIN, Dhevi E. I. R. Mahelingga.
Dalam pemaparannya, Mahelingga menjelaskan bahwa Program Akuisisi Pengetahuan Lokal merupakan salah satu upaya BRIN untuk mendokumentasikan, mengonversi, serta mempreservasi berbagai konten pengetahuan dan kearifan lokal Indonesia agar dapat menjadi sumber literasi terbuka bagi masyarakat.
Melalui skema tersebut, karya cergam dan komik dapat dijadikan media kreatif untuk menyampaikan pengetahuan lokal secara lebih menarik dan mudah dipahami.
Salah satu peserta, Utami Kusumah Dewi, mengaku tertarik untuk mencoba mengikuti program tersebut. Ia menilai sosialisasi ini memberikan gambaran mengenai proses pengajuan karya berupa perancangan cergam maupun komik.
“Dengan mengikuti sosialisasi ini saya jadi mengetahui peluang untuk mengajukan karya berupa cergam dan komik. Saya tertarik untuk mencoba mengikuti program ini,” ujarnya di sela kegiatan.
Kegiatan sosialisasi dibuka oleh Kepala Program Studi DKV ISI Surakarta, M Harun Rosyid Ridlo, yang menyampaikan apresiasi kepada BRIN atas kesempatan memberikan pemaparan langsung kepada mahasiswa dan dosen.
Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi sivitas akademika untuk turut berpartisipasi dalam pengembangan pengetahuan lokal melalui karya kreatif.
Sementara itu, dosen pengampu mata kuliah Desain Karakter dan Ilustrasi Penerbitan sekaligus koordinator kegiatan, Basnendar Herry Prilosadoso, menilai program tersebut sangat bermanfaat sebagai media aktualisasi bagi mahasiswa maupun dosen.
“Program ini dapat menjadi wadah bagi civitas akademika untuk berkontribusi dalam mengembangkan pengetahuan lokal melalui perancangan cergam dan komik,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa DKV ISI Surakarta diharapkan mampu merancang karya cergam dan komik yang tidak hanya kreatif, tetapi juga mampu mengangkat dan melestarikan pengetahuan lokal Indonesia.
