UNS dan Komnas HAM RI Teken Kerja Sama Penguatan Pendidikan HAM

Solo – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta resmi menandatangani kerja sama dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia dalam upaya memperkuat pendidikan dan kajian hak asasi manusia (HAM) di lingkungan perguruan tinggi.

Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Rektor UNS Prof. Dr. Hartono dan Ketua Komnas HAM RI Anis Hidayah di Ruang Sidang 4 Gedung dr. Prakosa UNS, Kamis (19/2/2026).

Rektor UNS Prof. Hartono menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Komnas HAM di UNS serta menegaskan komitmen kampus dalam memperkuat kolaborasi yang telah terjalin sejak 2018 melalui berbagai kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, sebagai perguruan tinggi negeri berbadan hukum, UNS memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.

“Kampus tidak hanya menjadi ruang transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat pembentukan karakter generasi bangsa yang menjunjung nilai kemanusiaan, keadilan, dan keberagaman,” ujarnya.

Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dengan mengintegrasikan perspektif HAM dalam Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) di berbagai disiplin ilmu, mulai dari ekonomi, teknik, kedokteran, hingga sosial humaniora dan sains teknologi.

Selain itu, kolaborasi juga membuka peluang pengembangan riset berbasis HAM, termasuk kajian kebijakan publik, hak kelompok rentan, hak disabilitas, hingga isu lingkungan hidup.

Sementara itu, Ketua Komnas HAM RI Anis Hidayah menegaskan bahwa kerja sama dengan perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi juga diwujudkan melalui langkah konkret dalam penguatan perlindungan dan pemenuhan HAM di Indonesia.

“Sinergi antara lembaga negara dan perguruan tinggi sangat penting untuk memperkuat pendidikan serta perspektif HAM di tengah masyarakat,” katanya.

Selain penandatanganan nota kesepahaman antara UNS dan Komnas HAM, juga dilakukan perjanjian kerja sama dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS yang dinilai strategis dalam mencetak pendidik yang menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada generasi bangsa.

Kegiatan dilanjutkan dengan workshop bertema Integrasi Isu HAM dalam MKWK di UNS yang diikuti para dosen dan pemangku kepentingan untuk membahas implementasi nilai-nilai HAM dalam proses pembelajaran.

Melalui kolaborasi ini, UNS diharapkan semakin berperan aktif dalam penguatan pendidikan dan kajian HAM, sekaligus membangun kesadaran etika serta perspektif kemanusiaan di kalangan mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan.

Scroll to Top