Wakil Wali Kota Surakarta Dorong Penambahan Event Kreatif Anak di Kota Solo

Solo – Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menegaskan komitmennya untuk terus memperbanyak event dan kegiatan yang melibatkan anak-anak di Kota Solo. Pernyataan itu ia sampaikan saat menutup kegiatan Pekan Seni Anak Indonesia Pintar 2025 yang berlangsung meriah di Taman Balekambang, Minggu siang (24/8).

Menurut Astrid, anak-anak merupakan aset berharga sekaligus generasi penerus bangsa yang harus diberi ruang luas untuk berkreasi, mengasah bakat, dan menyalurkan ide kreatif mereka. “Kota Surakarta harus menjadi kota ramah anak. Event seperti Pekan Seni Anak Indonesia Pintar ini tidak boleh berhenti di sini. Kami berkomitmen menambah kegiatan serupa agar semakin banyak anak bisa menunjukkan potensi mereka, baik dalam bidang seni, budaya, olahraga, maupun keterampilan lainnya,” tegasnya.

Suasana Taman Balekambang tampak dipenuhi keceriaan anak-anak yang tampil penuh semangat. Orang tua, guru, serta masyarakat umum hadir memberikan dukungan dan apresiasi terhadap karya yang ditampilkan. Acara ini juga mendapat sokongan sejumlah komunitas seni dan pendidikan di Surakarta, yang bersama-sama menciptakan ruang inklusif untuk anak-anak berekspresi.

Astrid menambahkan, kegiatan kreatif anak tidak hanya menumbuhkan bakat, tetapi juga membentuk rasa percaya diri, kerja sama, serta tanggung jawab. Ia berharap ke depan Surakarta dapat menjadi role model kota ramah anak dengan konsisten menyediakan wadah berekspresi dalam berbagai bidang, mulai dari seni, literasi, teknologi, lingkungan, hingga kewirausahaan.

Selain menutup acara secara resmi, Astrid juga berdialog dengan sejumlah peserta dan guru pendamping. Ia mengapresiasi antusiasme anak-anak yang tampil percaya diri, sekaligus menyampaikan terima kasih kepada pihak penyelenggara, sekolah, dan orang tua atas dukungan mereka. Astrid menekankan bahwa keberlanjutan program semacam ini sangat penting, sehingga Pemkot akan terus menggandeng instansi pemerintah, swasta, hingga komunitas masyarakat untuk menghadirkan event yang mendukung tumbuh kembang anak.

“Anak-anak adalah masa depan kota ini. Jika mereka tumbuh dalam lingkungan yang positif, kreatif, dan penuh dukungan, maka Surakarta akan memiliki generasi emas yang siap memimpin di masa mendatang,” pungkasnya.

Acara penutupan Pekan Seni Anak Indonesia Pintar 2025 ditutup dengan pengumuman lomba mewarnai. Gelaran ini berakhir dengan penuh suka cita, sekaligus membuka semangat baru untuk menghadirkan lebih banyak ruang kreasi bagi anak-anak Surakarta di masa depan.

Scroll to Top