Rabu, 05 Agu, 2026

PERSIS Lengkapi Tim Kepelatihan, Bidik Misi Kembali ke Liga 1 Musim Depan

Solo – PERSIS Solo mulai memantapkan persiapan menghadapi kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan merampungkan susunan tim kepelatihan. Laskar Sambernyawa resmi menunjuk Nurcholis Majid dan Febi Aji sebagai asisten pelatih yang akan mendampingi pelatih kepala Ricky Nelson, serta memperkenalkan Hendro Kartiko sebagai pelatih kiper baru.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya PERSIS membangun tim yang kompetitif demi mewujudkan target utama, yakni kembali promosi ke BRI Super League setelah terdegradasi ke kasta kedua sepak bola Indonesia.

Nurcholis Majid datang dengan modal prestasi yang cukup mentereng. Pelatih berlisensi AFC A tersebut sukses membawa Dejan FC promosi ke Pegadaian Championship pada musim 2025/2026 sekaligus meraih penghargaan sebagai pelatih terbaik. Sementara itu, Febi Aji sebelumnya berkarier sebagai asisten pelatih dan analis di FC Bekasi serta memiliki pengalaman membina pemain muda di Borneo FC U-20 dan Persik Kediri U-16.

Di sektor penjaga gawang, PERSIS mempercayakan posisi pelatih kepada Hendro Kartiko. Mantan kiper Timnas Indonesia itu sebelumnya menangani PSMS Medan dan pernah menjadi pelatih kiper di Persija Jakarta, Bhayangkara FC, Madura United, hingga PSM Makassar. Hendro juga memiliki pengalaman melatih kiper Timnas Indonesia U-23 pada 2019.

Bagi Nurcholis Majid, bergabung dengan PERSIS menjadi momen spesial karena bukan lingkungan yang asing baginya. Ia pernah memperkuat Laskar Sambernyawa sebagai pemain pada periode 2007–2009.

“Ini menjadi tantangan buat saya. Dan saya sangat senang dan antusias sekali, mudah-mudahan dengan saya di sini bisa membantu PERSIS Solo ke depan,” ujarnya.

Nurcholis menegaskan seluruh jajaran pelatih memiliki target yang sama, yaitu membawa PERSIS kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia hanya dalam satu musim.

“Tentu pasti kita punya target, kita sepakat staf kepelatihan dikomandoi oleh coach Ricky Nelson. Dan kita akan berusaha bagaimana mengembalikan lagi kejayaan PERSIS Solo. Mudah-mudahan hanya satu musim di Liga 2 dan tahun depan kita bisa promosi di Liga 1,” katanya.

Ia juga meminta dukungan penuh dari suporter yang dinilainya menjadi bagian penting dari perjuangan tim.

“Saya harap suporter PERSIS percaya dengan kami dan memberikan dukungan maksimal. Kami akan berusaha memberikan tenaga dan pikiran untuk PERSIS agar kembali ke Liga 1 musim depan,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Febi Aji. Ia menyebut kesempatan bergabung dengan PERSIS sebagai tantangan besar yang ingin dijawab dengan kerja keras bersama seluruh tim pelatih dan pemain.

“Ini adalah sebuah tantangan bagi saya. Mudah-mudahan saya bisa bekerja keras untuk tim ini supaya bisa mengembalikan lagi ke Liga 1. Kami jajaran kepelatihan akan berusaha semaksimal mungkin meraih hal itu,” tutur Febi.

Sementara itu, Hendro Kartiko mengaku bangga bisa menjadi bagian dari klub yang memiliki sejarah panjang di sepak bola nasional. Ia optimistis target promosi bisa dicapai apabila seluruh elemen tim bergerak bersama.

“Saya merasa bangga, karena PERSIS juga klub legendaris di Indonesia. Jadi suatu kebanggaan bisa bergabung bersama PERSIS Solo,” ujarnya.

Menurut Hendro, keberhasilan membawa PERSIS kembali ke Liga 1 bukan hanya menjadi tugas tim pelatih, tetapi juga membutuhkan dukungan pemain, manajemen, dan suporter.

“Yang pastinya bukan saya saja, semuanya dari pelatih, pemain, manajemen, dan suporter juga ingin mengembalikan PERSIS ke Liga 1,” tandasnya.

Dengan komposisi tim kepelatihan yang baru dan berpengalaman, PERSIS Solo berharap mampu membangun fondasi tim yang solid sepanjang Pegadaian Championship 2026/2027. Target promosi menjadi misi utama Laskar Sambernyawa untuk mengembalikan klub kebanggaan Kota Solo itu ke kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *