Ricky Nelson Resmi Tangani PERSIS Solo, Bidik Misi Kembali ke Liga 1
Solo – PERSIS Solo resmi menunjuk Ricky Nelson sebagai pelatih kepala untuk mengarungi kompetisi Pegadaian Championship musim 2026/2027. Pelatih berpengalaman tersebut dipercaya memimpin Laskar Sambernyawa dengan target utama mengembalikan klub kebanggaan Kota Solo itu ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Sebelum bergabung dengan PERSIS, Ricky Nelson menjabat sebagai Direktur Teknik Akademi Persija Jakarta. Karier kepelatihannya dimulai pada 2017 sebagai pelatih interim Borneo FC, kemudian menjadi pelatih kepala Persika Karawang pada musim berikutnya. Ia juga pernah menangani Sulut United, Persipura Jayapura, hingga dipercaya menjadi pelatih interim Persija Jakarta pada Mei 2025.
Ricky mengaku menerima tantangan melatih PERSIS karena melihat potensi besar yang dimiliki klub, baik dari sisi sejarah, kualitas tim, maupun dukungan suporter yang dikenal sebagai salah satu yang paling loyal di Indonesia.
“Saya melihat PERSIS adalah tim yang punya potensi. Ini adalah kota yang luar biasa dengan suporter yang luar biasa. Karena itulah saya menerima tantangan ini. Saya sangat yakin dengan apa yang saya punya dan apa yang akan dibuat oleh manajemen PERSIS. Saya sangat yakin kita akan bisa kembali ke Super League atau Liga 1,” ujar Ricky.
Meski optimistis, Ricky menyadari perjuangan untuk membawa PERSIS promosi tidak akan mudah. Menurutnya, keberhasilan hanya bisa diraih apabila seluruh elemen klub mampu menjaga kekompakan dan saling mendukung sepanjang musim.
“Tentu saja ini dapat digapai, namun jangan sampai kita terpecah belah. Kita harus tetap yakin, tetap bersatu, tetap memberikan dukungan yang positif untuk klub ini. Kritik tentu boleh, tetapi saya berharap kritik yang membangun agar PERSIS bisa kembali ke jalur yang seharusnya, yaitu kembali ke Super League,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pendukung PERSIS untuk mengesampingkan perbedaan dan fokus pada target bersama, yakni mengembalikan Laskar Sambernyawa ke Liga 1.
“Saya berharap semua suporter, apa pun perbedaan kita, mari kita satukan hati dan pikiran. Tidak perlu lagi melihat apa yang terjadi di masa lalu. Sekarang kita harus melihat ke depan dan bersatu padu untuk mengembalikan PERSIS ke Super League,” ucapnya.
Selain meminta dukungan suporter, Ricky menegaskan seluruh pemain dan manajemen harus memiliki komitmen yang sama dalam memperjuangkan target promosi. Menurutnya, kerja keras, disiplin, dan kepentingan klub harus menjadi prioritas utama.
“Saya yakin dengan kemampuan yang saya miliki dan dengan kebersamaan yang kita miliki, PERSIS bisa menuju Super League. Yang terpenting, semua harus menaruh respek kepada klub dan kepentingan PERSIS harus di atas segalanya,” tandasnya.
Penunjukan Ricky Nelson menjadi bagian dari langkah PERSIS membangun fondasi baru menghadapi Pegadaian Championship 2026/2027. Dengan pengalaman menangani sejumlah klub serta dukungan penuh manajemen dan suporter, PERSIS berharap dapat kembali bersaing di papan atas dan mewujudkan target promosi ke Liga 1 musim depan.
