Selasa, 25 Agu, 2026

Turnamen Mobile Legends Piala Kapolsek Digelar di Lima Polsek, Jadi Wadah Dekatkan Polri dengan Generasi Muda

Solo – Polresta Surakarta menggelar Turnamen E-Sport Mobile Legends Season 1 Piala Kapolsek secara serentak di lima Polsek jajaran, Sabtu (22/8/2026). Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya generasi muda.

Turnamen berlangsung di Polsek Laweyan, Banjarsari, Serengan, Jebres, dan Pasar Kliwon. Para peserta mengikuti pertandingan dengan antusias, sementara dukungan dari rekan satu tim dan penonton turut memeriahkan jalannya kompetisi.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasi Humas AKP Lingga Ramadhani mengatakan, turnamen tersebut merupakan salah satu bentuk pendekatan kepolisian kepada masyarakat melalui kegiatan yang dekat dengan minat generasi muda.

“Turnamen ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan hobi dan minatnya di bidang e-sport secara positif. Yang tidak kalah penting, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun kebersamaan dan kekompakan antara Polri dengan masyarakat,” kata Lingga.

Menurutnya, permainan Mobile Legends tidak hanya mengandalkan kemampuan individu. Peserta dituntut membangun komunikasi, menyusun strategi, bekerja sama dalam tim, serta menjaga sportivitas selama pertandingan.

“Di dalam permainan ada kerja sama tim, komunikasi, strategi, dan sportivitas. Nilai-nilai tersebut yang juga kami harapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Lima Polsek Tetapkan Juara

Masing-masing Polsek menetapkan tiga tim sebagai juara. Di Polsek Laweyan, Tim Rajin Ibadah menjadi juara pertama, disusul ARABIANS FANS sebagai juara kedua dan Laweyan Enemy sebagai juara ketiga.

Di Polsek Banjarsari, Tim Anak Kuat meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati Kaka and Friend, sedangkan Bakekok menjadi juara ketiga.

Sementara di Polsek Serengan, juara pertama diraih Tim Risol Arge Mutusuka. Tim Mas Arya 99 berada di posisi kedua dan Portal di posisi ketiga.

Di Polsek Jebres, Tim Njuknasadenja menjadi juara pertama, diikuti FEB Jaya sebagai juara kedua dan Gatau Nie sebagai juara ketiga.

Adapun di Polsek Pasar Kliwon, Tim Aertha keluar sebagai juara pertama. Meduk Solo menempati posisi kedua dan Aetherion sebagai juara ketiga.

Setiap pemenang juga mendapatkan uang pembinaan. Juara pertama menerima Rp500 ribu, juara kedua Rp300 ribu, dan juara ketiga Rp200 ribu. Dengan demikian, total uang pembinaan di masing-masing Polsek mencapai Rp1 juta.

Lingga mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai ajang kompetisi. Interaksi melalui kegiatan yang digemari masyarakat, khususnya anak muda, dinilai dapat menciptakan komunikasi yang lebih dekat antara polisi dan masyarakat.

“Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus menjadi ruang bersama. Polisi tidak hanya hadir dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga hadir bersama masyarakat dalam kegiatan positif, membangun komunikasi, kekompakan, dan kebersamaan,” jelasnya.

Ia menambahkan, semangat kompetisi juga harus diimbangi dengan sportivitas dan persaudaraan. Menurutnya, kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari pertandingan, sementara kebersamaan tetap harus dijaga.

“Yang kita bangun bukan hanya kompetisinya, tetapi juga kebersamaan. Menang dan kalah merupakan bagian dari pertandingan, yang utama adalah sportivitas dan silaturahmi tetap terjaga,” imbuh Lingga.

Melalui turnamen tersebut, Polresta Surakarta berupaya memanfaatkan e-sport sebagai ruang interaksi positif dengan generasi muda sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LIVE
Persada FM 102.2 MHz