Rabu, 12 Agu, 2026

IIM Surakarta Wisuda 316 Lulusan, Rektor Tekankan Pentingnya Akhlak dan Kemanfaatan Ilmu

Solo – Institut Islam Mamba’ul ’Ulum (IIM) Surakarta menggelar Wisuda Periode ke-41 di Graha Saba Buana Solo, Rabu (12/8/2026). Sebanyak 316 wisudawan dan wisudawati dari berbagai program studi resmi dikukuhkan dalam prosesi tersebut.

Prosesi wisuda berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran senat akademik, pimpinan institut, serta orang tua dan pendamping para wisudawan.Dalam laporan akademiknya, Wakil Rektor I IIM Surakarta Dr. Joko Subando, S.Si., M.Pd. menyampaikan, lulusan terbanyak berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), yakni 226 orang.

Selanjutnya, lulusan Magister Pendidikan sebanyak 33 orang, Hukum Keluarga Islam 28 orang, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) 20 orang, Komunikasi dan Penyiaran Islam lima orang, serta Manajemen Dakwah sebanyak empat orang.

Menurut Joko, komposisi lulusan tersebut menunjukkan komitmen IIM Surakarta dalam menyiapkan sumber daya manusia dengan kompetensi yang beragam. Tidak hanya bidang pendidikan Islam, lulusan juga dipersiapkan dalam bidang hukum keluarga, dakwah, komunikasi Islam, hingga pendidikan dasar Islam.

“Seluruh lulusan ini mencerminkan komitmen IIM Surakarta dalam menghasilkan sumber daya manusia yang tidak hanya terkonsentrasi pada pendidikan Islam, tetapi juga pada bidang hukum keluarga, dakwah, komunikasi Islam, dan pendidikan dasar Islam sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin beragam,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor IIM Surakarta Dr. Edy Muslimin, S.Ag., M.S.I. berpesan agar para lulusan tidak hanya mengandalkan kemampuan akademik setelah menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, karakter Islami, amanah, kejujuran, dan akhlak harus tetap menjadi pegangan ketika memasuki dunia masyarakat maupun profesional.

“Jadilah lulusan yang berkarakter Islami, tapi tidak hanya menjadi lulusan yang pintar. Jaga amanah, jaga kejujuran, jaga akhlak. Karena gelar kita bisa dipanggil orang sarjana atau magister, tapi akhlaklah yang membuat kita dihormati oleh banyak orang,” kata Edy.

Ia juga mendorong para alumni untuk mampu bersaing di tengah perkembangan zaman dan menguasai teknologi, namun tetap menjaga etika serta karakter sebagai lulusan perguruan tinggi Islam.Menurut Edy, ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan tidak seharusnya berhenti pada selembar ijazah. Ilmu tersebut harus diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Boleh memiliki wawasan yang mendunia, tapi satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah karakter harus tetap Islami. Boleh menguasai teknologi sehebat apa pun, tapi jangan sampai kehilangan etika. Boleh sukses setinggi apa pun, tapi tetap harus membumi,” ujarnya.

Ia berharap para lulusan mampu menjadi sosok yang menginspirasi, pemimpin yang amanah, serta profesional yang memiliki integritas di mana pun mereka berada.

“Ilmu yang diperoleh jangan sampai disimpan dalam selembar ijazah, tapi bagaimana ilmu itu harus dibawa di tengah masyarakat sehingga kita menjadi orang yang bermanfaat,” tegasnya.

Pesan serupa disampaikan perwakilan alumni, Moh Luthfi, M.Pd. Ia berharap para wisudawan tidak hanya membawa pulang ijazah, tetapi juga kerendahan hati dan komitmen untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh.

“Semoga kita tidak hanya membawa pulang selembar ijazah, semoga kita membawa pulang kerendahan hati. Sebab gelar hanya dapat membuat nama menjadi panjang, tapi hanya akhlak yang mampu membuat kemuliaan menjadi lebih tinggi,” tutur Luthfi.

Ia juga berharap para alumni IIM Surakarta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat, bangsa, dan negara.

“Ilmu dapat membuat orang dikenal manusia, namun kemanfaatan dan keberkahan ilmulah yang membuat dikenal Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujarnya.

Wisuda Periode ke-41 tersebut menjadi momentum bagi IIM Surakarta untuk melepas ratusan lulusan menuju dunia masyarakat dan profesional. Para alumni diharapkan mampu membawa kompetensi akademik sekaligus nilai-nilai keislaman dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.Di sisi lain, para alumni juga diharapkan dapat menjadi bagian dari perkembangan IIM Surakarta dengan menjaga nama baik almamater serta terus berkontribusi di berbagai bidang kehidupan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LIVE
Persada FM 102.2 MHz