Pemkot Surakarta Gandeng Ormas Perkuat Pembangunan dan Jaga Kondusivitas Kota
Solo — Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta memperkuat kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan (Ormas) sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Peran Strategis Ormas dalam Mendukung Pembangunan Kota Surakarta yang Maju, Berbudaya, dan Berkelanjutan yang digelar di Gedung Sekretariat Bersama, Kamis (16/7/2026).
Wakil Wali Kota Surakarta menyampaikan apresiasi kepada Satpol PP Kota Surakarta yang menginisiasi pertemuan sekitar 45 organisasi kemasyarakatan. Menurutnya, forum tersebut menjadi wadah penting untuk memperkuat komunikasi, menyamakan persepsi, sekaligus membangun sinergi dalam menghadapi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini sangat penting karena menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintah dengan organisasi kemasyarakatan. Dengan beragam latar belakang dan bidang yang dimiliki masing-masing Ormas, kita dapat bersama-sama mengantisipasi berbagai persoalan sosial sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban Kota Surakarta,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama ini berbagai organisasi kemasyarakatan telah memberikan kontribusi nyata melalui aktivitas di bidang sosial, keagamaan, kepemudaan, hingga pemberdayaan masyarakat. Keberadaan Ormas dinilai tidak hanya mendukung pembangunan, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam menyerap aspirasi serta mengidentifikasi persoalan yang berkembang di masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan Ormas telah terjalin dengan baik dan perlu terus diperkuat. Pemerintah Kota Surakarta berharap seluruh organisasi kemasyarakatan semakin aktif mendukung berbagai program prioritas daerah, termasuk implementasi Asta Cita Surakarta, sekaligus berperan dalam mitigasi potensi konflik maupun gesekan sosial di lingkungan masyarakat.
Selain itu, Wakil Wali Kota mengajak seluruh Ormas turut berkolaborasi menghadapi berbagai tantangan sosial yang masih menjadi perhatian, seperti penyalahgunaan narkoba dan penyebaran HIV. Menurutnya, penyelesaian persoalan tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, tidak hanya pemerintah.
“Peran Ormas sangat dibutuhkan, tidak hanya sebagai mitra pembangunan, tetapi juga sebagai ujung tombak edukasi, sosialisasi, dan pembinaan kepada masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai tantangan sosial dapat kita hadapi bersama demi mewujudkan Kota Surakarta yang maju, berbudaya, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
