Minggu, 20 Sep, 2026

PMI Surakarta Resmikan TLA MT-8000, Teknologi Otomasi Imunoserologi Darah Pertama dari Mindray di Indonesia

Solo – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta memperkuat layanan pemeriksaan darah dengan menerapkan teknologi Total Laboratory Automation (TLA) MT-8000 Mindray. Teknologi tersebut menjadi sistem TLA pertama dari Mindray di Indonesia yang digunakan untuk pengujian imunoserologi darah.

TLA MT-8000 diresmikan di Gedung PMI Kota Surakarta, Rabu (9/9/2026). Penerapan teknologi tersebut merupakan hasil kerja sama PMI Kota Surakarta dengan PT Mindray dan PT Mitra Bahagia Citra Medika.

Teknologi otomasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pemeriksaan darah sekaligus menjaga konsistensi dan kualitas hasil pengujian. Dengan demikian, keamanan darah transfusi bagi masyarakat Solo Raya dan sekitarnya dapat semakin terjamin.

Ketua Umum PMI Surakarta, Sumartono Hadinoto, mengatakan penerapan TLA MT-8000 menjadi bagian dari upaya PMI meningkatkan kualitas pelayanan darah transfusi.

“Peresmian alat TLA alat laboratorium ini merupakan hal penting bagi PMI Kota Surakarta dalam meningkatkan kualitas pelayanan darah transfusi kepada masyarakat Solo dan sekitarnya,” kata Sumartono.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi tersebut bukan sekadar inovasi, tetapi juga bentuk komitmen PMI untuk menghadirkan pelayanan yang lebih akurat, cepat, dan mengikuti perkembangan teknologi.

“Dengan adanya sistem total laboratorium otomatis ini kami berharap proses pemeriksaan darah dapat dilakukan dengan standar internasional yang lebih konsisten. Keamanan darah transfusi semakin terjamin yang merupakan salah satu fokus layanan PMI kepada masyarakat,” ujarnya.

Mampu Memproses 850 Sampel per Jam

Perwakilan Mindray menjelaskan, TLA MT-8000 memiliki kapasitas hingga 850 sampel per jam. Sistem tersebut didukung teknologi AI Vision dan desain transportasi sampel empat jalur atau four-lane.

“MT-8000 merupakan sistem TLA hasil inovasi mandiri dari Mindray. Terintegrasi dengan AI vision dan desain transportasi sampel empat jalur atau four-lane untuk mencapai kapasitas 850 sampel per jam,” jelasnya.

Sistem tersebut mengotomatisasi proses laboratorium mulai dari tahap pra-analitik, analitik, hingga pasca-analitik.

TLA MT-8000 juga terintegrasi dengan middleware IT Innolab yang memungkinkan pemantauan status analyzer, Turnaround Time (TAT) sampel, manajemen quality control (QC), serta manajemen reagen.

Menurut perwakilan Mindray, penerapan sistem otomasi tersebut dapat mengurangi penanganan manual dan risiko paparan bahaya biologis atau biohazard. Selain itu, teknologi tersebut diharapkan meningkatkan throughput laboratorium dan mempercepat waktu pemeriksaan.

“Dengan penerapan MT-8000 di sini, laboratorium PMI Solo akan mendapatkan manfaat besar. Salah satunya mengurangi pekerjaan manual yang berulang, sehingga para profesional laboratorium dapat berfokus pada hasil berkualitas tinggi di bidang klinis, bahkan memiliki lebih banyak waktu untuk penelitian klinis,” katanya.

PMI Dorong Layanan Darah Berbasis Teknologi

Sumartono menegaskan PMI Surakarta akan terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar gerakan PMI, terutama prinsip kemanusiaan.

“PMI Kota Surakarta berkomitmen untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, menghadirkan pelayanan yang berbasis teknologi namun tetap berlandaskan tujuh prinsip dasar gerakan PMI, salah satunya adalah kemanusiaan,” tegasnya.

Ia berharap teknologi baru tersebut dapat membuat pelayanan kepada pasien maupun rumah sakit yang membutuhkan darah menjadi lebih efektif, efisien, profesional, dan tepat.

“Karena sesungguhnya setiap tetes darah yang kita sediakan adalah harapan hidup bagi sesama. Mari kita jadikan kerja sama ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat pelayanan, inovasi, dan solidaritas,” imbuh Sumartono.

Sementara itu, General Manager PT Mitra Bahagia Citra Medica, Kevin Varianto, mengatakan pihaknya siap memberikan dukungan berkelanjutan kepada PMI Surakarta, baik melalui layanan teknologi, pendampingan, maupun optimalisasi penggunaan alat.

Kerja sama PT Mitra Bahagia Citra Medica dengan PMI Surakarta sendiri telah terjalin sejak 2022.

“Kami berharap kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara PT Mitra Bahagia Citra Medica dengan PMI Kota Surakarta sejak tahun 2022 dapat terus berlangsung secara berkelanjutan, semakin erat, dan memberikan manfaat yang lebih besar di masa yang akan datang,” ujar Kevin.

Dengan beroperasinya TLA MT-8000, PMI Kota Surakarta berharap proses pemeriksaan imunoserologi darah dapat berlangsung lebih cepat, efisien, dan konsisten. Pemanfaatan teknologi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat keamanan layanan transfusi darah bagi masyarakat di Solo Raya dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LIVE
Persada FM 102.2 MHz