Polresta Surakarta Edukasi Pelajar soal Bahaya Narkoba, Geng Motor, hingga Balap Liar
Solo – Polresta Surakarta mengintensifkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dengan menggelar sosialisasi serentak di sejumlah sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan, dan madrasah aliyah di Kota Surakarta, Senin (3/8/2026).
Kegiatan yang melibatkan personel Polresta Surakarta bersama jajaran Polsek tersebut dilaksanakan saat upacara bendera. Dalam kesempatan itu, polisi memberikan edukasi kepada ratusan siswa mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, maraknya geng motor, aksi balap liar, serta berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat mengancam masa depan generasi muda.
Selain itu, para pelajar juga diingatkan untuk menghindari tindakan perundungan (bullying), tidak main hakim sendiri, serta menjaga etika dalam pergaulan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Petugas juga mengimbau siswa agar tidak mudah terpengaruh pergaulan bebas maupun ajakan mencoba narkoba. Mereka diminta mematuhi peraturan lalu lintas, tidak menggunakan knalpot brong, tidak terlibat balap liar, serta menghindari segala bentuk tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasi Humas AKP Lingga Ramadhani mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba sejak usia remaja.
“Generasi muda adalah aset bangsa yang harus kita lindungi. Kami mengajak seluruh pelajar untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba, menjauhi geng motor dan balap liar, serta mengisi waktu dengan kegiatan yang positif. Keberhasilan pemberantasan narkoba bukan hanya tugas kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan keluarga, sekolah, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar AKP Lingga.
Menurutnya, selain melakukan penegakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika, Polresta Surakarta juga terus mengedepankan edukasi sebagai upaya pencegahan sejak dini. Pendekatan tersebut dinilai penting agar para pelajar memahami risiko penyalahgunaan narkoba sekaligus mampu menolak berbagai pengaruh negatif.
Melalui sosialisasi yang dilaksanakan secara serentak di sejumlah sekolah, Polresta Surakarta berharap para pelajar semakin disiplin, taat aturan, serta mampu menjaga diri dari penyalahgunaan narkotika maupun perilaku menyimpang lainnya.
“Kami ingin pelajar di Kota Surakarta tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berprestasi, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Edukasi sejak dini menjadi benteng utama agar mereka tidak menjadi korban maupun pelaku penyalahgunaan narkotika,” pungkasnya.
