Kamis, 01 Okt, 2026

Puskeswan Solo Layani Pemeriksaan hingga Operasi, Warga Didorong Peduli Kesehatan Hewan

Solo – Pemerintah Kota Surakarta mendorong masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan dan perawatan hewan peliharaan. Hal ini seiring dengan keberadaan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang menyediakan berbagai layanan kesehatan hewan, mulai dari pemeriksaan hingga tindakan medis.

Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani meninjau langsung Puskeswan Surakarta pada Senin (28/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia melihat sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan hewan yang berada di bawah naungan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dispangtan).

Astrid menilai keberadaan fasilitas kesehatan hewan menjadi kebutuhan penting di kawasan perkotaan, mengingat cukup banyak masyarakat yang memelihara hewan, khususnya anjing dan kucing.

“Saya kira sudah sewajarnya jika di area perkotaan dengan banyaknya binatang peliharaan, kita sediakan fasilitas layanan kesehatan untuk masyarakat, yaitu Puskeswan,” kata Astrid.

Menurutnya, pelayanan di Puskeswan Surakarta tidak hanya mencakup pemeriksaan umum dan perawatan rutin. Fasilitas tersebut juga menyediakan layanan rawat jalan, vaksinasi, USG, hingga ruang khusus untuk tindakan operasi.

Dalam kunjungan tersebut, Astrid juga melihat secara langsung proses operasi sterilisasi hewan. Ia menilai sterilisasi menjadi salah satu langkah penting untuk membantu mengendalikan populasi hewan, terutama kucing liar yang jumlahnya dinilai semakin banyak di Kota Surakarta.

“Pengendalian jumlah kucing liar yang semakin banyak di Kota Surakarta ini penting. Mudah-mudahan ini jadi perhatian seluruh elemen masyarakat. Jika ada binatang peliharaan temuan yang ingin dirawat, bisa dibawa ke Puskeswan ini,” ujarnya.

Selain persoalan populasi, perhatian terhadap kesehatan hewan juga dinilai penting karena sejumlah penyakit dapat menular kepada manusia. Salah satu keluhan yang banyak ditangani di Puskeswan adalah penyakit kulit.

Astrid mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan hewan peliharaan, terutama bagi keluarga yang memiliki anak-anak. Selain penyakit kulit, persoalan pencernaan serta vaksinasi rutin juga menjadi bagian dari upaya pencegahan penyakit pada hewan.

“Penyakit kulit pada hewan bisa menular ke manusia. Jika di rumah ada anak-anak, kebersihan dan kesehatan hewan ini harus lebih diperhatikan lagi,” jelasnya.

Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan hewan terlihat dari antrean warga yang masih berlangsung hingga siang hari. Pada hari tersebut, setidaknya terdapat tujuh tindakan operasi sterilisasi yang dijadwalkan di Puskeswan Surakarta.

Melihat tingginya antusiasme tersebut, Pemkot Surakarta membuka peluang untuk meningkatkan kapasitas pelayanan Puskeswan apabila kebutuhan masyarakat terus bertambah.

“Kami akan melihat sesuai kebutuhan masyarakat. Hari ini antrean masih ramai sampai siang. Jika permintaan terus meningkat, Pemkot Surakarta akan mempertimbangkan penambahan daya tampung maupun peningkatan fasilitas Puskeswan,” pungkas Astrid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LIVE
Persada FM 102.2 MHz