Respon Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Respati Siap Selaraskan Program Prioritas
Solo – Pemerintah Kota Surakarta siap menyelaraskan program pembangunan daerah dengan berbagai program prioritas pemerintah pusat yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraan.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Solo, Respati Ardi, usai mengikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI secara daring di Kantor DPRD Surakarta, Jumat (14/8/2026).
Respati menilai sejumlah program pemerintah pusat dapat menjadi acuan untuk diperkuat dan diselaraskan dengan kebijakan di tingkat daerah. Salah satunya melalui dukungan terhadap program Sekolah Rakyat dan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Respati, program Sekolah Rakyat memiliki peran penting dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui intervensi di bidang pendidikan.
“Saya rasa luar biasa, capaian-capaian yang perlu kita tiru banyak sekali yang harus kita selaraskan. Program prioritas Bapak Presiden dan hari ini di Kota Solo yaitu Sekolah Rakyat yang tentu teman-teman semua bisa menilai ada pemutusan mata rantai kemiskinan,” ujar Respati.
Sementara itu, pelaksanaan program MBG di Kota Solo terus dipantau melalui monitoring dan evaluasi. Pemkot Solo melibatkan komite sekolah, orang tua, serta siswa untuk memastikan program tersebut berjalan optimal dan sesuai kebutuhan penerima manfaat.
“Lalu ada program Makan Bergizi Gratis, di mana di Surakarta monev terus berjalan dan kita cek dengan komite sekolah, orang tua dan murid. Mereka masih ingin program ini berjalan,” katanya.
Respati menegaskan Pemkot Solo siap mendukung berbagai program prioritas pemerintah pusat, terutama kebijakan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat dan masa depan generasi muda.
“Program lain kami siap mendukung dan pesan dari beliau jelas, keberpihakan kepada anak-anak, kebijakan-kebijakan yang pro dengan masyarakat. Kebijakan yang sangat baik untuk menyiapkan masa depan anak,” ungkapnya.
Menurutnya, implementasi program pemerintah pusat nantinya tetap akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di Kota Solo. Selain pengentasan kemiskinan, kebijakan tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, menjaga kondisi fiskal, serta mempersiapkan generasi muda.
“Tentu kami akan menyesuaikan program tersebut yang tujuannya akan memutus rantai kemiskinan, pertumbuhan ekonomi baik, investasi baik, menjaga fiskal dan tentu menyiapkan untuk masa depan anak kita,” jelasnya.
Respati juga menyoroti perhatian pemerintah pusat terhadap transformasi pendidikan. Menurutnya, hadirnya berbagai program seperti Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, hingga SMA unggulan menunjukkan semakin kuatnya fokus pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Pendidikan sangat selaras sekali. 81 tahun Indonesia merdeka, baru kali ini ada konsentrasi penuh di transformasi pendidikan, mulai dari Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda dan tadi SMA unggulan serta tambahan-tambahan lainnya,” ucap Respati.
Arah kebijakan tersebut dinilai sejalan dengan program pendidikan yang dikembangkan Pemkot Solo. Salah satunya melalui program khusus di SMP Negeri 24 dan SMP Negeri 25 yang dipersiapkan sebagai sekolah feeder untuk mendukung siswa melanjutkan pendidikan ke sekolah unggulan.
“Ini pas sekali, kita juga ada program SMP program khusus di SMP 24 dan 25 sebagai sekolah feeder yang akan kita salurkan ke sekolah unggulan,” pungkasnya.
