Jumat, 04 Sep, 2026

Sekolah Islam Johor Bahru Kunjungi Yayasan Nur Hidayah Surakarta, Perkuat Kolaborasi Pendidikan

Solo – Suasana penuh persaudaraan mewarnai kunjungan Sekolah Menengah Islam Hidayah Johor Bahru, Malaysia, ke Yayasan Nur Hidayah Surakarta, Rabu (2/9/2026). Rombongan yang terdiri dari tiga guru dan 19 siswa tersebut mengikuti rangkaian study tour selama lima hari, 31 Agustus hingga 4 September 2026.

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi kedua lembaga untuk saling berbagi pengalaman dalam pengelolaan pendidikan, khususnya terkait pembinaan siswa dan guru. Diskusi bersama jajaran Yayasan Nur Hidayah berlangsung hangat dengan membahas berbagai praktik pendidikan yang diterapkan di masing-masing lembaga.

Para siswa juga diajak melihat secara langsung proses pembelajaran di PAUD IT dan SDIT Nur Hidayah. Sementara di SMAIT Nur Hidayah, mereka mengikuti kegiatan ISC dalam kelompok-kelompok kecil.

Melalui kegiatan tersebut, siswa dari Johor Bahru tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar agama, tetapi juga mengikuti aktivitas yang menekankan pembentukan karakter dan penguatan ukhuwah. Di sisi lain, para guru melakukan sharing dan bertukar pengalaman bersama jajaran pimpinan serta pembina Yayasan Nur Hidayah.

Penyelaras Program Sekolah Menengah Islam Hidayah Johor Bahru, Ustadz Taufiq, mengatakan pihaknya telah memiliki keinginan untuk berkunjung ke Yayasan Nur Hidayah sejak 2024.

“Nur Hidayah ini kami dengar salah satu sekolah top di Indonesia. Terutama unggul di pembinaan siswa. Alhamdulillah terlaksana juga, sejak 2024 kami ingin berkunjung ke sini,” ucap Taufiq.

Interaksi juga berlangsung di SMPIT Nur Hidayah. Para siswa dari Malaysia berdiskusi langsung dengan pengurus OSIS mengenai kegiatan organisasi dan aktivitas siswa di sekolah.

Dari kunjungan tersebut, para siswa Sekolah Menengah Islam Hidayah Johor Bahru menilai kegiatan organisasi di SMPIT Nur Hidayah memiliki struktur yang jelas. Mereka juga melihat sekolah memberikan ruang bagi siswa untuk menyalurkan bakat melalui berbagai kegiatan.

Selain kegiatan pendidikan, rombongan juga mengikuti agenda wisata sejarah dan religi di Kota Solo. Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Pura Mangkunegaran dan Masjid Raya Sheikh Zayed. Rangkaian perjalanan kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi ke Ustadz Cahyadi Takariawan di Yogyakarta.

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi sarana pertukaran pengalaman pendidikan, tetapi juga mempererat hubungan antara lembaga pendidikan Indonesia dan Malaysia. Semangat berbagi dan saling belajar menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Melalui kunjungan ini, Yayasan Nur Hidayah Surakarta terus membuka ruang untuk membangun jejaring pendidikan di tingkat nasional maupun internasional. Pertukaran praktik baik dan pengalaman diharapkan dapat menjadi pijakan bagi kedua lembaga untuk mengembangkan pendidikan generasi muda yang berkarakter dan memiliki daya saing global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LIVE
Persada FM 102.2 MHz