Senin, 07 Sep, 2026

TPS3R Sangkrah dan Semanggi Jadi Percontohan, Respati Dorong Warga Kelola Sampah dari Hulu

Solo – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo. Salah satu upaya tersebut terlihat dari pengelolaan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kelurahan Sangkrah dan Semanggi.

Wali Kota Solo Respati Ardi meninjau langsung TPS3R di kedua wilayah tersebut pada Minggu (6/9/2026). Ia mengapresiasi inisiatif masyarakat yang mampu mengolah sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi.

Di TPS3R tersebut, sampah organik diolah menjadi pakan maggot dan pupuk kompos. Sementara sampah nonorganik dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, salah satunya diolah menjadi pot yang digunakan untuk menanam buah dan sayuran yang dapat dikonsumsi masyarakat.

Menurut Respati, pengelolaan sampah di tingkat wilayah tidak hanya membantu mengurangi beban TPA, tetapi juga memiliki potensi menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat.

“Ini unik, lahan mini tapi bisa punya nilai ekonomi yang luar biasa. Jadi 80 kilo (panen maggot) per minggu dari satu RW enam RT dengan rata-rata penjualan Rp6 ribu sampai Rp10 ribu per kilo,” ujar Respati.

Melihat potensi tersebut, Respati menjadikan TPS3R di Sangkrah dan Semanggi sebagai salah satu percontohan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kota Solo.

Ia menilai pengelolaan sampah dari tingkat hulu menjadi bagian penting dalam mengatasi persoalan sampah, terlebih setelah kebakaran melanda TPA Putri Cempo.

“Ini salah satu kontribusi masyarakat. Karena kalau kita melihat hari ini dengan contoh nyata, TPA yang terbakar itu karena gas metana yang lama tertumpuk. Maka dari itu, ini perlu gerakan masif masyarakat untuk pengelolaan di hulu sehingga setelah ini tidak ada lagi kebakaran di Putri Cempo,” jelasnya.

Respati mengatakan Pemkot Solo terus berupaya meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Kelompok masyarakat di berbagai wilayah dinilai dapat mengambil peran dengan mengurangi dan mengolah sampah sejak dari sumbernya.

“Karena ini sesuai dengan program prioritas Wali Kota dan arahan Presiden bahwa negara perang melawan sampah. Ini jadi konsentrasi pengelolaan sampah di setiap sudut kota dan kelompok masyarakat bisa mengurai sampah di hulu. Ini serentak dan ada beberapa wilayah di Solo yang melakukan serupa,” tuturnya.

Ia berharap pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat diterapkan lebih luas di seluruh wilayah Kota Solo. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari kebijakan Pemkot untuk membatasi sampah yang dikirim ke TPA Putri Cempo.

“Harapan setiap wilayah bisa mengelola sampah. Dan sebetulnya sebelum kebakaran saya sudah mencanangkan berulang kali pembatasan sampah masuk ke TPA,” tambahnya.

Evaluasi Pengelolaan Sampah Pascakebakaran

Pasca kebakaran TPA Putri Cempo, Pemkot Solo juga akan melakukan evaluasi terhadap tata kelola pengelolaan sampah, khususnya pada sisi hilir.

Respati mengatakan pembenahan diperlukan agar persoalan sampah tidak hanya diselesaikan di TPA. Pengurangan sampah dari sumber menjadi salah satu langkah yang perlu diperkuat.

Selain itu, Pemkot juga menyiapkan perhatian bagi masyarakat yang terdampak kebakaran, termasuk para pemulung yang selama ini menggantungkan pendapatan dari aktivitas memilah sampah di TPA.

Menurut Respati, kelompok masyarakat pengelola sampah dapat menjadi salah satu alternatif bagi warga terdampak untuk mendapatkan sumber pendapatan baru.

“Dan untuk masyarakat terdampak, rekan pemulung kita ada program kelompok masyarakat pengelolaan sampah. Sehingga hasilnya bisa dinikmati dan bisa mengganti pendapatan pemulung sampah sebelumnya,” imbuhnya.

Pengembangan TPS3R di berbagai wilayah diharapkan tidak hanya menjadi solusi untuk mengurangi sampah yang masuk ke TPA Putri Cempo, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LIVE
Persada FM 102.2 MHz