Rabu, 05 Agu, 2026

PERSIS Gelar Training Camp, Matangkan Taktik Jelang Pegadaian Championship 2026/2027

Solo – PERSIS Solo terus mematangkan persiapan menghadapi kompetisi Pegadaian Championship musim 2026/2027. Laskar Sambernyawa akan menjalani pemusatan latihan atau training camp di Garudayaksa Training Centre mulai 31 Juli hingga 8 Agustus 2026.

Training camp menjadi bagian dari persiapan pramusim untuk meningkatkan kesiapan tim, baik dari aspek fisik, mental, maupun taktikal. Pelatih Kepala PERSIS, Ricky Nelson, mengatakan agenda tersebut juga dimanfaatkan untuk memantau perkembangan setiap pemain.

Selain menjalani latihan, PERSIS dijadwalkan melakoni sejumlah pertandingan uji coba. Beberapa di antaranya direncanakan menghadapi tim yang berlaga di BRI Super League.

Menurut Ricky, menghadapi tim dengan level kompetisi yang lebih tinggi menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk menguji penerapan materi latihan sekaligus melihat kemampuan pemain dalam menerapkan strategi pertandingan.

“Training camp kita nanti ada uji coba melawan tim dari Super League. Uji coba ini sekaligus kita mencoba menerapkan taktik yang sudah dilakukan pemain dalam sesi latihan,” kata Ricky seusai sesi latihan di Lapangan UNS, Kamis (30/7/2026).

Ia menjelaskan, laga uji coba akan menjadi tolok ukur untuk melihat sejauh mana pemain mampu menjalankan pola permainan yang disiapkan tim pelatih.

“Tujuan utama adalah kita mencoba taktikal apa yang ingin kita gunakan di kompetisi. Dan juga memantau perkembangan pemain saat melawan tim yang levelnya di atas mereka,” imbuhnya.

Fokus pada Fisik dan Organisasi Pertahanan

Selain menguji aspek taktikal, pertandingan uji coba juga akan digunakan untuk mengevaluasi kondisi fisik pemain setelah menjalani program latihan pramusim.Ricky mengatakan tim pelatih akan melihat bagaimana pemain beradaptasi dengan kondisi fisik sekaligus menerapkan strategi ketika menyerang maupun bertahan.

“Dalam uji coba nanti kami ingin melihat bagaimana hasil setelah penyesuaian fisik, kemudian penerapan taktikal, baik saat menyerang maupun bertahan. Dua aspek itu menjadi fokus utama kami,” jelasnya.

Salah satu perhatian utama tim pelatih adalah organisasi pertahanan. Aspek tersebut dinilai penting untuk dipersiapkan mengingat PERSIS akan menghadapi pertandingan tandang dalam kompetisi mendatang.

Hasil evaluasi dari rangkaian training camp dan laga uji coba selanjutnya akan menjadi bahan bagi tim pelatih untuk menyempurnakan performa pemain sebelum kompetisi resmi dimulai.

Ricky berharap pemusatan latihan dapat membantu tim menemukan komposisi dan pola permainan terbaik sehingga PERSIS memiliki kesiapan maksimal saat Pegadaian Championship 2026/2027 bergulir.

“Kami berharap selama training camp mendapat tekanan yang lebih banyak sehingga kami bisa mengetahui apa yang harus dipersiapkan untuk kompetisi nanti. Saat menghadapi lawan yang lebih bagus, kami bisa melihat di mana titik lemah tim dan dari situ kami melakukan perbaikan,” pungkas Ricky.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *