Venessa Respati Ardi Luncurkan Sambang PAUD dan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Solo – Bunda PAUD Kota Solo, Venessa Respati Ardi, meluncurkan program Sambang PAUD dan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam kegiatan Gebyar PAUD 2026 di Taman Balekambang, Rabu (29/7/2026).
Peluncuran kedua program tersebut menjadi langkah untuk memperkuat sinergi antara keluarga, satuan pendidikan, dan Bunda PAUD dalam mendukung tumbuh kembang sekaligus pembentukan karakter anak sejak usia dini.
Melalui program Sambang PAUD, Venessa akan mengunjungi dua PAUD di Kota Solo setiap bulan. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang dialog untuk menyerap aspirasi dari guru dan orang tua murid terkait berbagai kebutuhan pendidikan anak usia dini.
“Beberapa program Bunda PAUD, sebulan sekali saya akan mengunjungi dua PAUD di Solo yang namanya Sambang PAUD. Monggo orang tua murid nanti bisa menunjuk untuk kita ngudoroso,” ujar Venessa.
Selain Sambang PAUD, Venessa juga akan memperkuat penerapan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Program ini mendorong kolaborasi antara orang tua, sekolah, dan Bunda PAUD untuk membangun kebiasaan positif pada anak sejak dini.
“Yang kedua yang akan kita gencarkan adalah mengangkat 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Jadi, untuk sinergi antara orang tua, sekolah, dan Bunda PAUD,” katanya.
Venessa menjelaskan, tujuh kebiasaan tersebut meliputi bangun pagi, rajin beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, gemar belajar, aktif bermasyarakat, serta tidur lebih awal.
Kebiasaan bangun pagi diharapkan dapat melatih kedisiplinan anak. Sementara rajin beribadah menjadi bagian dari pembentukan karakter moral dan spiritual. Anak juga didorong rutin berolahraga serta mengonsumsi makanan sehat dan bergizi untuk mendukung kesehatan dan pertumbuhan.
Kebiasaan gemar belajar ditanamkan untuk menumbuhkan rasa ingin tahu. Anak juga diajak aktif bermasyarakat agar memiliki kemampuan bersosialisasi dan empati, sedangkan tidur lebih awal diperlukan untuk memastikan anak memperoleh waktu istirahat yang cukup.
Menurut Venessa, pembiasaan sejak usia dini menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang sehat, disiplin, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan. Karena itu, keterlibatan orang tua dan sekolah menjadi faktor penting dalam keberhasilan penerapan kebiasaan tersebut.
“Semoga dua program ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya. Untuk anak-anak PAUD memperoleh hak-haknya, yakni mendapatkan pendidikan PAUD yang berkualitas,” katanya.
SPP PAUD dan Insentif Guru Turut Diluncurkan
Selain Sambang PAUD dan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Gebyar PAUD 2026 juga menjadi momentum peluncuran program Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) PAUD serta tambahan insentif bagi guru PAUD.
Program tersebut dihadirkan untuk memperluas akses pendidikan anak usia dini, terutama bagi keluarga kurang mampu. Di sisi lain, tambahan insentif diharapkan dapat mendukung peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik PAUD.
Venessa berharap berbagai program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak sekaligus tenaga pendidik.
“Dan saya harap program ini juga bisa meningkatkan kesejahteraan bagi pendidik PAUD,” pungkasnya.
